Nuserkepri.net – Toli-toli. Sejak dari kemerdekaan Negara Kesatuan Repoblik Indonesia Tahun 1945 sampai sekarang , baru kali ini Presiden Republik Indonesia lakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kabupaten Tolitoli Sulawesi Tengah (Sulteng).
Sebelum berkunjung ke Kab.ToliToli Bapak Presiden Joko Widodo meresmikan sejumlah infrastruktur yang ada di Sulawesi Tengah .
Presiden meresmikan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Bandara Mutiara SIS Al-Jufri juga Gedung Anutapura Medical Center (AMC) di RSUD Anutapura, Kota Palu, dan sejumlah Infrastruktur lainnya.
Berdasarkan keterangan Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, Selasa (26/3/2024), Jokowi berangkat dari Bandara Halim Perdanakusuma menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 sekitar pukul 06.50 WIB.
Setiba di Bandara Syukuran Aminuddin Amir, Kabupaten Banggai Presiden Joko Widodo dan rombongan akan melanjutkan perjalanan dengan menggunakan helikopter Super Puma TNI AU menuju Kabupaten Banggai Kepulauan.
Bapak Presiden Ir.Joko Widodo meresmikan pelaksanaan Inpres Jalan Daerah di Provinsi Sulawesi Tengah dan mengunjungi pasar tradisional
Dan kembali menuju Bandara Syukuran Aminuddin Amir lepas landas menuju Bandara Mutiara SIS Al-Jufri, Kota Palu .
Selanjutnya Presiden Ir Joko Widodo melanjutkan kunjungan kerja ke Kabupaten ToliToli pada hari Rabu 27 /03/24 tepat pukul 13:57 tiba di Bandara Sultan Bantilan Kab.Tolitoli .
Sebelum melakukan kunjungan ke Gudang Bulog Presiden ir Joko Widodo serta Rombongan menyempatkan untuk melakukan sholat Dzhur di Masjid yang berlokasikan di Bandara Sultan Bantilan

Presiden Ir Joko widodo dalam sambutannya mengatakan , Bantuan Beras ini akan di salurkan hingga bulan Juni dan selanjutnya akan berhitung Anggaran APBN jika masih ada peluang akan di lanjutkan hingga bulan Juli,Agustus dan seterusnya .
Dengan gaya dan senyuman di bibirnya ,melanjutkan kata-katanya .
“Tetapi saya gak janji, saya akan berusaha untuk melanjutkan , mengapa bantuan beras 10 kilo ini kita berikan itu karena harga beras sedikit naik dan itu bukan hanya di Negara kita saja bahkan Negara lain lebih susah dari Negara kita , berkat doa dari seluruh rakyat Indonesia , pemerintah Indonesia masih dapat memberikan bantuan Beras kepada rakyatnya ,”Ungkap Presiden Ir Joko Widodo ” pada Rabu (27/03/24).
Usai dari kantor Bulog selanjutnya Rombongan Presiden Ir. Joko Widodo melanjutkan kunjungan ke Rumah Sakit Umum Mokopido (RSUD )Tolitoli guna meninjau beberapa titik pelayanan Rumah Sakit.
Segaimana masyarakat di Kecamatan Galang begitu antusias pingin bertemu dan menyapa langsung bapak Presiden Ir Joko Widodo , begitu juga dengan masyarakat Kecamatan Baolan .
Pada umumnya ibu2 dan anak-anak sepanjang jalan menuju Rumah Sakit Mokopido ToliToli kurang lebih 1 KM , mereka berdiri di bahu-bahu jalan dari pagi hari rela kehujanan bahkan curah hujan yg sangat lebat tidak menggoyahkan semangat dan sukacita mereka untuk menunggu kedatangan Bapak Presiden Ir Joko Widodo dan Rombongan .
Setibanya di RSUD Mokopido Presiden Ir Joko Widodo di sambut direktur RSUD Mokopido ToliToli Dr. Abdul Kadir beserta staf lainnya serta melanjutkan untuk peninjauan beberapa titiK pelayanan di dalam RSUD Di antaranya Pelayanan BPJS Kesehatan dan beberapa Ruang Rawat Inap setelah selesai Rombongan Presiden RI Ir Joko Widodo melanjutkan perjalanan kembali ke Bandara Sultan Bantilan ToliToli.
Secara Terpisah Dirut RSUD Mokopido Kab.Tolitoli Dr. Abdul Kadir SPd saat di wawancara awak media mengatakan, merupakan satu kesyukuran suka cita Kab.ToliToli ini mendapat kunjungan dari Presiden RI Ir Joko Widodo .
“Saya tadi sudah menyampaikan bahwa ruma sakit ini merupakan Rumah Sakit yg sudah cukup lama menjelang 34 tahun mungkin ada bangunan yang sudah tidak layak mohon kiranya mendapat perhatian dari bapak Presiden Ir Joko Widodo dan beliau memberi respon positif .
Dan saya sudah mengambil nomor kontak pak Mentri Kesehatan untuk melakukan koordinasi nantinya,”. Kata dirut RSUD Mokopido Tolitoli
Presiden Ir .Joko Widodo di dampingi oleh Bupati Tolitoli Amran H.Yahya ,Dirut RSUD Mokopido ToliToli Dr.Abdul Kadir, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Pertanian Andi Amran ,Menteri Perhubungan Budi Karya .
(Jenny AR)








