Buserkepri.net – – Polsek Kumai – Polres Kobar -Jajaran Polda Kalteng – Maraknya informasi yang beredar terkait isu penangkapan pelaku penculikan anak yang beredar di media sosial maupun d WA (Whats App), Bhabinkamtibmas Polsek Kumai Aiptu Agus Sugianto laksanakan sambang dialogis Kamtibmas dengan warga Binaan di Pompes Mambaul Hasan Lidda’wah Rt. 06 Desa Sungai Tendang, Kec. Kumai, Kab. Kobar. Rabu (08/02/2023) Pagi.
Giat Sambang ini dilakukan Bhabinkamtibmas dalam upaya menjaga kamtibmas tetap kondusif dan terus berupaya meningkatkan kegiatan sambang untuk bertemu dengan warga guna menyampaikan himbauan dan pesan pesan kamtibmas secara langsung terkait Beredarnya Video penangkapan Penculikan anak yang terjadi di Desa Binaannya.
Pada kesempatan ini juga Bhabinkamtibmas Menyampaikan kepada Ibu-ibu yang sedang menunggu Anak yang bersekolah bahwa Berita atau Video penangkapan Pelaku penculikan anak yang beredar adalan Hoax atau tidak benar Video tersebut adalah penangkapan pelaku pencurian HP dan Penipuan atau orang yang mencurigakan yang masuk dalam Rumah warga Desa Sungai Tendang yang di lakukan oleh Polsek Kumai dan masyarakat Desa Sungai Tendang.
Bhabinkamtibmas menghimbau kepada ibu-ibu yang ada agar bekerja sama menjaga situasi Kamtibmas, dan tidak terpengaruh dengan berita hoax serta isu – isu yang dapat meresahkan dan memecah belah kerukunan antar masyarakat.
Bersama – sama mendukung dan menjaga situasi sehingga keamanan dan kerukunan yang selama ini sudah berjalan dengan baik agar terus dijaga.
Sementara itu Kapolres Kobar AKBP Bayu Wicaksono S.H., S.I.K., M.Si melalui Kapolsek Kumai IPTU Rahis Fadhlillah, S.Tr.K, M.H mengatakan kegiatan kepolisian ditingkatkan oleh Bhabinkamtibmas sebagai upaya menciptakan kondisi yang aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat terkait adanya Isu atau beredarnya Video Penangkapan palaku penculikan anak yang terjadi di Desa Sungai Tendang
Untuk memastikan jika kabar atau beredarnya Video ini tidak benar, Kepolisian dalam hal ini Polres Kobar telah mengeluarkan mengeluarkan himbauan dan klarifikasi berupa poster yang juga di share di berbagai lini media sosial.
Diharapkan dengan langkah Polres Kobar serta Polsek Kumai turun ke masyarakat memberikan himbauan maupun melalui lini media online dan media social isu penangkapan pelaku penculikan anak tidak menyebar dan tidak membuat resah masyarakat. Tutup Kapolsek (zt)








